Menyatukan Kepingan Hati Yang Rapuh


Assalamu’alaikum …

 

 

Alone

Aku ingin mengetuk pintu hatinya, tapi kuurungkan karena tak mungkin aku yang memulainya.

Aku setengah berlari ketika mengetahui siapa yang datang. Kuintip dari balik dinding dan kudapati ia tengah mengucap salam seraya mengulurkan tangan.

Jantungku berdegup hebat. Apakah ini jawaban atas doaku semalam? Secepat itukah?

Tapi, aku masih terluka. Terluka begitu dalam hingga aku tak tahu kapan luka itu akan mengering. Aku hanya bisa mengiringi waktu dan menunggu kapan luka ini akan mengering dan menghilang dengan sendirinya.

Aku kembali ke kamarku dan tak ingin mendengar apapun. Toh, belum tentu ia datang untukku …

 

Bimbang

Semoga luka ini cepat sembuh hingga aku bisa membuka hati untuk yang lain. Untuk seseorang yang bisa memberikan kebahagiaan abadi dan bisa membawaku ke surga nanti …

Mimpiku indah, seindah jemari ini merangkai kata. Anganku pun tak goyah oleh angin yang melambaikan semuanya ke segala arah. Hanya saja, aku takut untuk melangkah …

Teman, kuatkan aku dan berjanjilah untuk selalu ada untukku karena dengan begitu aku tak akan pernah merasa dunia ini membenciku …

Yang kubutuhkan kini, hanya sebuah pernyataan yang mengatakan :

Aku ada untukmu …

 

Friends

Ya Allah, ketika aku harus kehilangan sebuah kepercayaan terhadap seorang kawan, biarkanlah aku untuk terus bertahan.

Ya Allah, ketika aku harus merasakan pahitnya amalan ini, izinkan aku untuk selalu bersamaMu dalam keadaan apapun.

Ya Allah, bila teguranMu ini bisa membuatku menjadi hamba yang lebih tegar, kuatkanlah taliMu agar aku senantiasa berada selalu dalam lindunganMu.

Aku percaya bahwa kehilangan dirinya adalah salah satu bentuk rasa kasih sayangMu kepadaku …

Ia memang bukan yang terbaik untukku, sesuai dengan pintaku dalam doaku …

 

Kecewa

 

Iklan

18 thoughts on “Menyatukan Kepingan Hati Yang Rapuh

  1. Adia cepet sembuh dari lukanya ya…
    kembali bersemangat
    semangat number 1

    gak masalah seorang penulis sering terbawa ke masalah pribadinya, itu wajar karena tulisan tidak kan lepas dari pengalaman
    ni menurut ane sendiri sih…

  2. eh…mba, jangan dianggap jika ada komentar saya yang salah ya ^_^, itu hanya sekedar memfungsikan yang namanya teman….biasa saling berbagi bukan menggurui…..^____^

    sekali lagi salam hangat dan hangat…disni lagi hujan…jadi lagi minum, kopi hangat

  3. entahlah…mba, disini terlihat bedanya antara pria dan wanita…dari pengalaman….wanita biasanya lebih kuat dari lelaki pada masalah ketegaran hati…banyak kasus kok…. ^_^,….ibarat hati yang melentur ba’ karet…terlihat lemah ..padahal kuat dan tegar..tidak mudah putus dan selalu kembali pada fitrahnya..tidak pernah berubah, kecuali dibakar oleh maut tentunya.

    salam damai dan hangat dari saya,…

Silakan meninggalkan jejakmu di sini ... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s