tamu yang di nanti

Assalamu’alaikum …

 

Ruang Tamu 4antum

***

Selamat datang …

Welcome

Itulah sapaan hangat dari seorang penghuni rumah yang begitu ramah lagi menyunggingkan senyum termanisnya di pagi hari ini. Semua lelah luluh seketika kala menatap wajahnya yang begitu teduh. Perjalanan menuju rumahnya yang membutuhkan perjuangan, terbayar sudah dengan keramahan si pemilik rumah. Rumah yang sederhana tapi menjanjikan berjuta ketenangan. Inilah yang kuidamkan. Jauh dari kebisingan dan polusi adalah impian setiap insan sepertiku. Setidaknya, aku bisa menulis dengan tenang tanpa ada gangguan.

Sengaja kupilih rumah sederhana ini untuk memberikan inspirasi dan mampu memaknai apa itu arti sebuah kesederhanaan. Mood yang terkadang datang berkunjung membuatku sangat malas untuk beranjak menuju peraduan karena terlalu bersemangat untuk menuangkan sesuatu yang layak dibaca seseorang. Aku ingin menulis dengan hatiku agar siapapun yang membacanya bisa tersentuh dan mengambil setiap hikmah yang terselip di dalamnya.

Baca lebih lanjut

Senyum dan Syukur

Assalamu’alaikum …

enjoy_ur_day!!

Biar pun langit di luar sana mendung, seolah mentari begitu malu untuk memancarkan sinarnya,  tapi tidak begitu denganku yang tak akan pernah malu untuk mengguratkan cahaya dari dalam diriku untuk menyinari hari-harimu. Semangat itu tumbuh ketika aku melihat ada banyak wajah yang memerlukan cahayaku untuk menghangati kehidupan mereka. Tak pernah bosan untuk bersyukur hingga wajah mereka senantiasa diliputi oleh kebahagiaan yang mereka ciptakan sendiri.

Langit runtuh tanpa senyum dan syukurmu …

Itu yang sering kukatakan kepada mereka. Begitu sederhana namun cukup memecut mereka untuk selalu menebarkan senyuman dan membasahi lisan dengan segala kesyukuran. Alangkah cantiknya wajah-wajah itu yang selalu terhias oleh rona senyum yang mengembang.

Baca lebih lanjut

Alhamdulillah, It’s Friday (AL-I-F) part 2

Assalamu’alaikum wr. wb.

  Jum’at – Konspirasi Arab Saudi Menghancurkan Islam 

Pada tahun 1987 terjadi beberapa peristiwa yang sangat memukul perasaan Imam Khomeini Ra, rakyat Iran dan kaum muslimin dunia, salah satunya adalah musibah besar yang menimpa jemaah haji Iran dan jamaah haji dari beberapa Negara lainnya pada musim haji tahun itu. Para jemaah haji yang syahid akibat perlakukan kejam pemerintah Saudi menjadi perhatian Imam secara serius. Hal ini merupakan refleksi kecintaan seorang pemimpin kepada rakyatnya.

PIC 1

Imam Khomeini sangat yakin—berdasarkan ratusan ayat al-Qur’an dan riwayat-riwayat yang tak terhitung dari Ahlul Bait yang suci—bahwa politik merupakan bagian dari agama dan bahwa proses memisahkan politik dari agama yang populer selama dekade terakhir dari abad ini, pada hakikatnya merupakan propaganda kaum kolonialis. Hasil negatif akibat dari pemisahan ini tampak pada dunia Islam dan di antara para pengikut seluruh agama Ilahi.

Imam Khomeini yakin bahwa Islam merupakan agama untuk membimbing manusia dalam seluruh tahapan dan dimensi kehidupan individual dan sosial. Dan karena hubungan sosial dan politik merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia, maka Imam Khomeini memandang bahwa Islam yang memperhatikan aspek ibadah dan akhlak individual semata, dan mencegah kaum Muslim dari menentukan masa depan dan masalah-masalah sosial dan politik adalah Islam yang menyimpang, dan menurut ungkapan Imam “Islam Amerika”. Sebagaimana ia memulai kebangkitannya atas dasar pemikiran penyatuan agama dan politik, dan beliau meneruskannya atas dasar ini.

Setelah kemenangan Revolusi Islam, di samping membetuk pemerintahan Islam, Imam Khomeini berinisiatif—dengan suatu cara yang berbeda sama sekali dengan berbagai sistem politik kontemporer yang menjelaskan sendi-sendi dan dasar-dasarnya yang menjadi pijakan undang-undang Republik Islam—untuk menghidupkan syiar-syiar sosial Islam dan mengembalikan spirit politik dalam hukum-hukum Islam. Menghidupkan dan meramaikan shalat Jumat dan shalat Ied yang besar di berbagai penjuru negeri dikemas berdasarkan “ibadah politik” dan mengemukakan berbagai problema yang menimpa masyarakat Islam, baik di dalam maupun di luar negeri dalam khutbah shalat Jumat dan hari raya Islam, serta mengubah cara dan kandungan acara-acara duka (misalnya seperti peringatan 10 Muharram—pen.) dengan kemasan politik tersebut. Sesungguhnya salah satu keberhasilan Imam Khomeini yang paling menonjol ialah menghidupkan haji Ibrahim.

Baca lebih lanjut

Menjadi Bunga di Taman Hati

Assalamu’alaikum wr. wb.

FLO

Meyakinkan diri bahwa ada ada suatu masa dimana kita adalah penguasanya. Bukan tidak mungkin semua akan menjadi nyata bila kita menata hati untuk meraihnya.

FLO 1

Kepercayaan diri yang tertanam dalam diri dengan identitas ukhrawi jauh lebih mulia dibandingkan dengan sebuah harta. Menuntut kembali lembaran usang yang sudah terbang melayang. Menatap masa depan dengan kegemilangan.

Manfaatkanlah cahaya yang tersisa hingga sebuah asa kembali merekah indah. Sebuah sentuhan lembut menangkis raga yang tersulut oleh angan yang tersapu kabut. Lihatlah keluar jendela dengan tatapan angkuh bahwasanya kita bisa merengkuh sebuah sauh lebih jauh.

FLO 2

  Baca lebih lanjut

Bersabar untuk Menjadi Kupu-Kupu

Assalamu’alaikum wr. wb.

Islam Beautifull

Terlalu bersemangat di hari ini hingga tak menyadari bahwa ada airmata di sana. Menjadi bijaksana dengan segala hikmah yang tertera dalam setiap episode kehidupan yang menerka.

Masih banyak hal indah di luar sana, kawan …

Jangan merasa pesimis dengan ketentuan-Nya …

Tentu masih sangat melekat prinsip hidup bahwa Allah SWT akan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan.

Jadi, bersabarlah dengan kepompong itu karena suatu saat kamu akan tumbuh dan memasuki fase yang tak kamu duga. Nantikan kupu-kupu ini menjadi cantik dengan segala keindahan warna dan kesempurnaan penciptaan-Nya.

bersabar untuk menjadi Kupu-Kupu

Layakkah kita mempercepat apa yang sudah digariskan-Nya kepada kita?

Yakinkan kepada diri bahwa semua memiliki waktu dan proses untuk didapat. Jadi,  untuk apa mempercepat kebahagiaan kita kalau nantinya kita akan mendapatkannya juga?

Kawan, getaran hati ini adalah bukti bahwa kita senantiasa mengagungkan-Nya. Karenanya, berikanlah penantian terbaik kita. Bila kesabaran itu menipis, rangkailah ikhlas untuk memberikan nuansa yang berbeda di tengah penantian panjang kita.

Sesungguhnya Allah SWT akan memberikan yang terbaik bagi setiap hamba-Nya … ^_^

Baca lebih lanjut