Homework : Learn to Give …

Assalamu’alaikum …

Hari ini, aku mengingat sesuatu yang membuat hatiku bergetar. Getaran yang memaksaku untuk meyakinkan diri bahwa masih ada yang tersisa di sana. Sebuah kasih yang seharusnya kuberikan untuk seseorang yang lebih membutuhkan. Tidakkah kita merasa terpanggil untuk menjadi pribadi yang mudah dalam membantu sesama?

Berbagi tak pernah rugi

Tidak sulit bila kita ingin memulainya. Dan hari ini, aku ingin menjadi yang pertama untuk membuat semuanya menjadi lebih indah hingga ada kata bahagia dalam kamus hidupnya yang selama ini begitu langka baginya. Berapa banyak orang yang berada di bawah posisi kita saat ini? Ada baiknya kita mengedepankan masa depan mereka ketimbang dengan kegemilangan yang sudah kita raih …

Baca lebih lanjut

Iklan

Islamic Math

Assalamu’alaikum …

Berhubung banyak yang tertarik dengan dunia matematika yang sebelumnya pernah ane posting dengan judul “Menyelami Matematika“, makanya ane posting lagi sebuah artikel yang ane rangkum dari beberapa referensi yang ane temukan di dunia maya … ^_^

ooOoo

Galileo Galilea (1564-1642 M), mengatakan: Mathematics is the language in which God wrote the universe (Matematika adalah bahasa yang digunakan Tuhan dalam menulis alam semesta). Senada dengan pendapat Galileo, Carl Sagan, seorang fisikawan dan penulis novel fiksi ilmiah, mengatakan, matematika sebagai bahasa yang universal.

”Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.”

(QS Ali Imran: 190).

”Katakanlah: ‘Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Alquran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain’.”

(QS Al-Israa: 88).

Baca lebih lanjut

Menelaah Kurikulum Pendidikan di Indonesia

Kurang meratanya pendidikan di semua wilayah Indonesia dan kurangnya mutu pendidikan.

Ada beberapa pokok masalah pendidikan yang dianggap sebagai masalah Nasional di bidang pendidikan yaitu tidak meratnya pendidikan di semua wilayah Indonesia dan masalah mutu pendidikan di setiap sekolah.

1. Masalah Pemerataan Pendidikan

Dalam melaksanakan fungsinya sebagai wahana untuk memajukan bangsa dan kebudayaan Nasional, pendidikan Nasional diharapkan dapat menyediakan kesempatan yang seluas –luasnya bagi seluruh warga Negara Indonesia untuk memperoleh pendidikan.

Baca lebih lanjut

Family Education

Family Education

A Family is a small group of people related to one another by birth, adoption, or marriage, sharing a household, and caring for one another. A group made up only of a father, a mother, and a child or children is called a basic family. It is a unit of parents and children in which tie usually strong and long lasting.

A family lives a single household and may own a house or rent an apartment. Close relatives like parents and grandparents, aunts and uncles, cousins, nieces and nephew, often come especially during special events. In many families, visits, letters, and occasional large family reunions keep the kinship alive, even though members may live far apart.

Baca lebih lanjut

Internet dalam Dunia Pendidikan

Internet dalam Dunia Pendidikan

Penggunaan Internet berawal dari institusi pendidikan dan penelitian Amerika Serikat. Sejak tahun 1995 Internet mulai digunakan untuk kepentingan bisnis. Di luar negeri, Internet ini sering diasosiasikan dengan perguruan tinggi, sementara di Indonesia, Internet lebih diasosiasikan dengan bisnis (Internets Service Provider ()SP), e-commerce) dan hiburan.Manfaat Internet Bagi PendidikanMasalah utama yang dihadapi oleh pendidikan di seluruh dunia adalah akses sumber informasi yang sangat sulit. Perpustakaan konvensional yang merupakan sumber informasi sangat sulit dijangkau karena jumlahnya sangat terbatas dan dengan terbatasnya ketersediaan buku. Buku-buku dan jurnal harus dibeli dengan harga mahal sehingga ilmu (dalam hal ini sumber informasi) menjadi sangat sulit ditemukan dan terkesan mahal. Keberadaan internet mampu mengubah semua itu, karena kita dapat mengakses sumber informasi dengan begitu mudah dan tidak terbatas jumlahnya. Tetapi patut disayangkan karena di negara kita Indonesia, internet masih sangat mahal.Di Indonesia, masalah kelangkaan sumber informasi konvensional (perpustakaan) lebih berat dibanding dengan tempat lain. Adanya Internet seharusnya menjadi salah satu solusi pamungkas untuk mengatasi masalah ini.

Baca lebih lanjut

How to Write a Novel

1.    First you need to come up with an idea. You can try reading other books, watching movies,        listening tomusic, etc. for inspiration, or just waiting until that perfect idea “hits” you. The        best ideas come when you aren’t trying to think of anything.
2.   Write down all your ideas for characters, events, places, or anything else. Later you can       reference this list when you are ready to begin writing.
3.   Decide what you want your book to be about. At this point you just need to know the basics.       Who will the main characters be and what will they try to accomplish.
4.   Think of a setting for your novel. Choose the year, the genre, and other “beginning details.”
5.   Create your protagonist. Remember, the protagonist is not always the “good guy,” they’re        simply the main character; they are the person your story is about. Make sure you create an       original and believable character. To be believable, they need to have a past, fears, hopes,       dreams, desires, family, job/family troubles, friends, associates, and a present.
6.   Develop your plot. Is your protagonist trying to accomplish a goal? What steps do they need       to take to get there? This is called the main conflict. What is the problem? Does trying to       solve it create more problems? Plot advancement. Is your protagonist going to be a different       person the end of the book? Make sure your plot ties in with the theme of the book and       leaves lots of wiggle room for things you might want to change later.
7.   Create your supporting characters and antagonist. They should all have an important role in       the book, or be part of the scenery. Don’t include people that don’t move the story along in       roles with lots of action or dialogue. It’s boring and weighs down the story. They need to be       believable too, just like your protagonist. Even if their fears, wishes, hopes, desires, motives,       and past are not revealed to the reader until the end or never, you still need to create them       so the characters can be revolved around them. Characters are people too, at least if you       want to be a successful writer.
8.   Rewrite. The story is really written during this part. Editing and rewriting is what makes the        story good — a first draft will almost always be bad. Just rewrite. There is really no limit to        the amount of time spent rewriting, so just keep doing it.
9.    Show someone what you’ve done. Friends or family can help, as can some online        communities. Consider joining a weekly or monthly creative writing group to get some more        feedback.
10. Keep rewriting. A great story is never truly finished, and as an amateur, you really don’t        have any time restrictions. If you don’t have the patience to write a good novel, you probably        shouldn’t do it.