Maaf, seharusnya cukup …

Assalamu’alaikum … Terketuk diri ini untuk melambaikan tangan ketika ia menyapa, namun enggan rasanya bila aku harus melakukannya. Teringat kala ia melakukan hal yang tak terpuji kepadaku, tempo dulu. ┬áRupanya, luapan amarah itu lebih besar dengan rasa ingin memaafkan, hingga ia pun menghampiri karena aku tak jua merespon sapaannya.