Pemelihara Lagu Anak

Assalamu’alaikum …

Sebuah keindahan bila kita melihat apa yang ada di luar dengan tatapan positif, bukan tatapan sinis. Terkadang banyak yang mencibir dengan segala inovasi yang berkembang tanpa mau memberikan solusi. Begitulah hidup … manusia …

Hikmah yang ada mulai disyukuri keberadaannya. Muncul ke permukaan dengan segala perspektif yang ada. Lihatlah, betapa beruntungnya ia ada, karena dengan keberadaannya setidaknya bisa membuat sang buah hati bahagia dan mengerti akan sosialisasi yang ada. Terlebih lagi dengan keberadaannya, kita menyadari bahwa ia adalah salah satu pemeliharaan atau penjaga agar musik anak-anak selalu terngiang di telinga buah hati anda. Dikenang dan terus terkenang tak lekang usia selama keberadaannya terjaga.

Odong-odong, sang pemelihara lagu anak

Begitulah ane menyikapi sang ‘odong-odong’ bekerja. Rupanya, hanya odong-odong-lah yang mampu menjaga agar lagu-lagu yang layak didengar buah hati anda tetap terjaga keberadaannya. Dukunglah keberadaannya dengan selalu menyemarakkan lagu anak yang mulai hilang tertelan zaman.

Iklan

Narrative Text Putri Kemuning, dkk

PUTRI KEMUNING

Putri Kemuning and her mother lived in a jungle. They were poor. Putri Kemuning helped her mother collect woods in the jungle and sell them to the market.

In the jungle, Putri Kemuning had animal friends. One day, Putri Kemuning’s mother was very ill. Putri Kemuning was very sad because she did not have enough money to buy medicine. She then collected many woods and plans to sell them. She wanted to spend the money to buy medicine.

While She was collecting the woods, Putri Kemuning met her animal friend, the rabbit. He was worried because Putri Kemuning looked very sad. Putri Kemuning told the problem to the rabbit. “I can help you. Take this ring and then sell it,” says the rabbit. “Is this your ring?” asked Putri Kemuning. “No. This is the King Ngarancang Kencono’s ring. It fell when he was hunting here.” Putri Kemuning hesitated. She really needed the money but it was not her ring. Finally she said, “No, I have to return this ring to the king.”

Baca lebih lanjut

Cerita Rakyat Lutung Kasarung …

Prabu Tapa Agung menunjuk Purbasari, putri bungsunya sebagai pengganti. “Aku sudah terlalu tua, saatnya aku turun tahta,” kata Prabu Tapa.

Purbasari memiliki kakak yang bernama Purbararang. Ia tidak setuju adiknya diangkat menggantikan Ayah mereka. “Aku putri Sulung, seharusnya ayahanda memilih aku sebagai penggantinya,” gerutu Purbararang pada tunangannya yang bernama Indrajaya. Kegeramannya yang sudah memuncak membuatnya mempunyai niat mencelakakan adiknya. Ia menemui seorang nenek sihir untuk memanterai Purbasari. Nenek sihir itu memanterai Purbasari sehingga saat itu juga tiba-tiba kulit Purbasari menjadi bertotol-totol hitam. Purbararang jadi punya alasan untuk mengusir adiknya tersebut. “Orang yang dikutuk seperti dia tidak pantas menjadi seorang Ratu !” ujar Purbararang.

Baca lebih lanjut