Belajar Mencintai


Assalamu’alaikum …

Bila ditanya, ya, aku sudah pernah memiliki rasa itu. Mencintai seseorang dan kuletakkan rasa itu dalam-dalam dalam hati ini. Namun, apa yang kurasa? Rasa itu justru berbalik ingin kukuburkan. Ternyata, tidak mudah untuk menyimpan erat rasa itu agar rasa yang tengah kualami tak usang dan lekang oleh zaman.

 

Begitu syahdunya rasa itu seolah semilir senantiasa menaunginya. Sentuhan rasa itu memang begitu kuat namun terkalahkan oleh kecemasan. Kecemasan yang membuat rasa ini begitu kerdil untuk tersalurkan. Takut Kehilangan, itulah yang dialami hingga ada trauma dalam diri untuk tidak lagi memiliki rasa itu.

Klasik … Klise … itulah anggapan yang terderngar di luar sana, tapi toh ini hidupku, jalan yang telah tergariskan untukku. Terlihat kaku untuk mengucapkannya, namun tak kuasa meninggalkannya. Hebatnya, rasa itu terus berkecamuk dalam diri hingga rasa itu selalu singgah dalam hati. Rupanya, terlalu sempit aku memaknai rasa itu. Bukankah setiap insan memiliki rasa itu? Manusiawi bila aku merasakannya kini.

Tak ingin lagi aku menghilangkan rasa itu karena ternyata rasa itu adalah CINTA. CINTA itu DARAH BUMI. Bila tak ada CINTA,  maka hilanglah ukhuwah itu. Tiada peduli mereka dengan yang lainnya karena keegoisannya sendiri. Adil bila Allah SWT menurunkan BENCI dan CINTA.

Karena CINTA ada untuk menangkis BENCI.

Karena BENCI ada untuk melahirkan CINTA.

Begitulah hidup. Tak perlu risau dan mengecilkan apa yang sudah menjadi takdirnya karena sudah ada yang mengatur segalanya.

Kini aku mengerti, bahwa hidup membutuhkan CINTA untuk mengikat hati – hati yang senantiasa selalu memaknai makna CINTA dengan sebenar – benarnya.

Jadi, masih bolehkah kita mengatakan bahwa CINTA itu BUTA?

Pahamilah, kawan …

20 thoughts on “Belajar Mencintai

  1. Mmm… janganlah sekali-kali mempermasalahkan “cinta”, dan juga janganlah untuk mengenyahkan rasa itu. Karena rasa itu… hadir ke dalam setiap diri atas kehendak-Nya.

  2. luarbiasa cinta*
    ini yang aku alami
    ini yang kini kurasa
    semoga cinta bersemi
    walau benci terkadang mengiringi
    namun cinta akan menghapus benci..
    He..maaf pnjng komennya..

Silakan meninggalkan jejakmu di sini ... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s