Ahad, Valentine dan Maulid Nabi


Assalamu’alaikum …

 

Tanggal 13, 14 dan 15 Februari 2011.

 

Ahad,  13 Februari 2011

Ketika ada beberapa kerabat yang mengatakan “Selamat weekend“, ane hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala. Bukan apa-apa, ane hanya ingin meluruskan apa yang selama ini sudah menjadi kebiasaan kita sebagai umat Islam. Menganggap bahwa hari Sabtu dan Minggu adalah hari weekend atau hari libur.

Postingan ini terinspirasi dari alasan di atas. Yang perlu digaris-bawahi adalah bahwa hari Ahad adalah hari pertama dalam satu pekan. Dari artinya saja kita sudah tahu apa maksudnya. Ahad adalah pertama. Jadi, Ahad atau yang kita kenal dengan hari minggu bukanlah hari libur (weekend) seperti anggapan kita selama ini, kecuali bila kita bukanlah orang Islam …

Yang pertama akan ane bahas adalah mengenai hari Ahad yang jatuh tepat pada tanggal 13 Februari 2011. Hari ahad ini menjadi hari pertama kita sebelum kita menapaki perayaan Maulid Nabi. Hari Ahad adalah hari pertama dalam bahasa Arab, yang diganti dengan hari Minggu yang merupakan bahasa saduran dari bahasa Portugis “Domingo”, yang berarti hari Tuhan. Hari Minggu dianggap sebagai hari libur. Untuk umat Kristen, hari sabtu / sabat dan minggu merupakan hari untuk beristirahat dan beribadah. Nah, dari sini kita bisa mengetahui bahwa kalender kita menggunakan adalah kalender berstandar nasional yang tidak mengacu pada kalender Islam. Seharusnya, hari Ahad atau hari Minggu bukanlah tanggal merah atau termasuk ke dalam hari libur mengingat hari pertama dalam kalender Islam adalah hari Ahad (tergantung antumers menanggapinya).

Dari sini saja kita sudah tahu bahwa adanya perbedaan yang cukup mendasar, tetapi ane merasa hal ini tidak perlu diperdebatkan terlalu jauh mengingat masih ada hal yang lebih bermanfaat lagi dari ini. Ane hanya mencoba untuk mengingatkan kepada antumers bahwa kita sebagai umat Islam jangan terpaku dengan hari libur di hari Minggu. Justru kita harus tetap semangat di hari Ahad walaupun kenyataannya hari minggu dianggap sebagai hari libur. Jadi, masih mau bilang I hate Monday? hehehe …

 

Senin, 14 Februari 2011

Ada yang memprihatinkan di hari ini.  Begitu memprihatinkan ketika ane melihat kenyataan bahwa umat Islam yang merayakan hari ini sebagai hari kasih sayang atau lebih di kenal dengan Valentine’s Day. Pastinya sudah banyak teman-teman blogger kita yang sudah mencoba mengingatkan kepada kita tentang sejarah hari kasih sayang tersebut agar kita semua menyadari bahwa tidak ada yang patut kita rayakan di hari ini.

Menurut Syaikh Muhammad Sholih Al-Utsaimin, merayakan hari valentine itu tidak diperbolehkan atas faktor : Pertama, istilah hari valentine adalah bid’ah yang tidak ada dasarnya dalam syariat Islam. Sebaiknya kita bangga dengan agama kita, yaitu agama Islam dan tidak menjadi orang yang merayakan hari yang tidak sesuai dengan syariat Islam.

Mau buktinya ????

Bila kita lihat ke belakang, sejarahnya berasal dari upacara ritual agama Romawi kuno. Dimana Paus Gelasius I di tahun 496 M yang memasukkan upacara ini ke dalam agama Nasrani, sehingga sejak saat itu secara resmi agama Nasrani memiliki hari raya baru yang bernama Valentine’s Day.

The Encyclopedia Britania, Vol. 12 Sub judul : Christianity, menuliskan : “Agar lebih mendekatkan lagi kepada ajaran Kristen, pada tahun 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St. Valentine yang meninggal pada tanggal 14 Februari.”

Hal ini secara gamblang memberitahukan kepada kita bahwa seorang Muslim dilarang keras atau DIHARAMKAN untuk merayakan hari besar pemeuluk agama lain, baik agama Nasrani maupun agama dari Romawi Kuno sendiri.

Untukmu agamamu, dan untukku agamaku …!!!

Alhamdulillah agama Islam mengajarkan untuk selalu memberikan kasih sayang dan rasa hormat kepada kedua orang tua dan sesama manusia tanpa ada hari khusus, dan juga Islam memiliki banyak perayaan yang semestinya diketahui dan dirayakan oleh umatnya walaupun terkadang kita justru melewatkan itu seperti perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berdekatan dengan hari Valentine.

 

Selasa, 15 Februari 2011

Hari dimana seluruh umat Islam merayakan Maulid Nabi atau hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Peringatan Maulid Nabi pertama kali diselenggarakan oleh Muzaffar ibn Baktati, raja Mesir yang terkenal arif dan bijaksana. Sedangkan pencetusnya adalah panglima perangnya yang bernama Shalahuddin Yusuf Al-Ayubi pada abad ke 6 M.

Shalahuddin adalah panglima perang pada masa Khalifah Muiz Liddinillah dari dinasti Bani Fathimiyah di Mesir yang mengalahkan pasukan  Kristen dalam Perang Salib. Kala itu Shalahuddin menganggap ia perlu mengadakan peringatan Maulid Nabi untuk memotivasi umat Islam. Ia perlu membangkitkan kembali semangat umat Islam agar menang di Perang Salib.

Namun, ada yang mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi dimulai pada tahun 604 H oleh Malik Mudaffar Abu Sa’id Kukburi. Walaupun ada beberapa versi tentang Maulid Nabi dan adanya perbedaan pendapat mengenai perayaannya, namun demikian, terdapat pula ulama yang berpendapat bahwa peringatan Maulid Nabi bukanlah hal bid’ah, karena merupakan pengungkapan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

 

Ane kembalikan lagi semua kepada antumers … silakan antum menilainya sendiri karena setiap orang pasti memiliki pendapat yang berbeda-beda dan ane pun bisa menerima itu.

Bila ada yang salah dengan postingan di atas, ane menerima dengan terbuka segala kritik dan saran guna menumbuhkan rasa cinta dan bangga kita kepada agama Islam … agama rahmatan lil alamin … agama yang kaffah dan satu-satunya agama yang diridhoi oleh Allah SWT … Amin …

 

—-

Referensi : Depag

 

 

18 Comments Add yours

  1. Xpandro-id berkata:

    kalau menurut saya perayaan Valentine itu berasal dari budaya barat yang tidak cocok buat umat Islam, lebih baik kaum muda tidak usah ikut-ikutan lah perayaan Valentine…

  2. tian berkata:

    nice info sob,, ^^

    1. hmm … maacih kawan… ^_^

  3. tian berkata:

    no valentine,, ^^

  4. jual gula merah berkata:

    Assalammualaikum Wr. Wb.
    Saya selalu excited kalo ada acara maulid nabi. semoga maulid nabi lebih ramai dari valentine. 🙂
    i luv Muhammad SAW

  5. arjip berkata:

    ane kebetulan bukan pegawai ataupun karyawan, hanya wiraswasta yang tiap hari aktif mencari rezeki. jadi menurut ane hari minggu atau hari kamis atau hari lainnya tidak ada bedanya. kecuali hari jum’at karena itu hari spesial buat umat islam. ane juga gak pernah ngerayain itu yang namanya palentin dei, ane cuma ngerasa itu budaya barat sono.
    kalau sempet ye, mampir lah ke blog ane:
    http://arjip.wordpress.com

    1. siapppp … ^_^
      langsung menuju tekape … >>>
      maacih udah berkunjung …

  6. dew berkata:

    postingan yg bagus .. kq ya pas 3 hri bturut” y .. hehehe
    i love ahad .. cos hri ahad saat tuk mnuntut ilmu yg lain (ngapel ~ngaji pelan-pelan~)
    valentine’s day .. tambahan nie :
    Di Amerika Serikat, Miss Esther A. Howland (1828-1904) tcatat sbg orang pertama yg mbuat n mengirimkan kartu valentine pertama. Acara Valentine di negeri Paman Sam ini tlah dirayakan besar-besaran sejak tahun 1800 n pada pkembangannya, momentum tsb tlah mjadi perayaan bisnis yg sangat menggiurkan.
    maulid nabi .. klo dikampung q tiap kali masuk bulan rabiul awal pasti da berjanjen di masjid, so jarang da masjid yg sepi klo pas bulan ni, eh pas bulan Ramadhan jg ruame dink .. ^^

  7. ¤ HILAL ALIFI berkata:

    Sharing yang bagus, Shaf. Semoga nanti ada pemahaman bersama yang lebih baik soal 3 hal di atas…

    Sukses…

    1. ^_^

      alhamdulillah … oke sukses juga y …

  8. Sugeng berkata:

    Ane setuju banget, dan ane juga melarang orang2 terdekat ane untuk merayakan valentine. Yang ane tahu memang berasal dari budaya nasrani. Mengenai hari ahad, hm …… kita semua cuma bisa ngikutin karena yang membuat regulasi adalah pemerintah. Bisanya kita mengajak keluarga kita untuk membiasakan menyebut hari2 ini dengan sebutan Islami. Makasih telah berbagi 😉 .

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    1. sama2 … ^_^

      salam ukhuwah juga dari 4antum …

  9. wahyu nurudin berkata:

    nah, gimana dong mengganti kalender kita?
    aku mulai membiasakan bilang ahad. bukan minggu. ahad gampang diucapin. katanya pahala. bener gak?

    1. betul … betul … betul …

      ^_^

      mengenai pahala, ane belum tau …

  10. kiki berkata:

    yuppp, bener bangettt… kita menganggap bahwa hari minggu adalah hari libur. padahal hari libur justru bisa digunakan untuk hal2 yang produktif, salah satunya dengan menulis blog/buku. 😀

    kalo ttg valentine sudah banyak yang menuliskan ttg ini, hanya saja, wacana ttg valentine sendiri sudah melekat denagn anak2 remaja. maybe, kita bisa mulai memberikan pendidikan dan wacana ttg budaya islam kepada orang2 terdekat kita dulu, dan meluas ke luar. dulu pernah pas jaman saya smp, sempet dikasih cokelat sama temen sebangku, padahal bingung juga, maksud nya buat apaan, dan dia temen sebangku ku (cewek ya) itujg cuma ikut2an. budaya yang sudah mewabah.. fiuh…:(

    1. ^_^

      semoga kita tidak termasuk ke dalamnya … kalo yang lalu, lupain az … asal jangan kembali jahil lagi … hehehe …

Silakan meninggalkan jejakmu di sini ... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s