Metode Penelitian


Assalamu’alaikum …

 

Alhamdulillah ada pesan dari antumers (Kak Puji) yang mampir ke inbox email ane. Beliau request sesuatu yang baru dari 4antum.

Sedikit refresh sejenak dengan memberikan sentuhan yang berbeda untuk memenuhi permintaan beliau …

Berikut ini artikel yang ane persembahkan untuk beliau yang tengah menyusun tugas akhir kuliahnya di jurusan Komunikasi. Semoga bisa menjadi referensi untuk beliau.

***

Metodologi Penelitian Sosial

 

Penelitian atau riset dibutuhkan tahapan yang diakui dalam keilmuan dan paradigma tertentu. Tahapan ini bertujuan untuk mendapatkan dan memahami fakta yang dijadikan dasar bagi peneliti untuk menjawab masalah atau persoalan yang diajukan.

Menurut Burns (2000), “Riset adalah sebuah penyelidikan sistemis untuk menjaci jawaban atas sebuah persoalan”. Artinya, sebuah penelitian haruslah sistematis mulai dari landasan teori yang digunakan, prosedur yang dipakai hingga fakta yang dikumpulkan.

Menurut Maryaeni, penelitian atau research merupakan usaha memahami fakta secara rasional empiris yang ditempuh melalui prosedur kegiatan tertentu sesuai dengan cara yang ditentukan oleh peneliti. Hmm … bukan tidak mungkin Kak Puji bisa melakukan penelitian sekelas para ahli yang sudah ada lho … hehehe … Yang penting lakukan penelitian dengan sistematis dan dapat dibuktikan. Jadi teringat minggu lalu ketika ane membantu teman ane untuk menyelesaikan tugas akhirnya dimana ia mengangkat tema tentang jejaring sosial Twitter. Komunikasi yang terjadi antara individu satu dengan individu lain melalui Twitter. Ia mengemukakan panjang lebar namun tetap sistematis dan ia pun tak segan untuk membuktikan bahwa analisanya dapat dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari. Artinya sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.

Di sini, Maryaeni juga menambahkan bahwa fakta di sini memiliki pengertian yang tidak sama dengan kenyataan, tetapi lebih mengacu apda sesuatu yang terbentuk dari kesadaran seseorang seiring dengan pengalaman dan pemahaman seseorang terhadap sesuatu yang dipikirkan.

 

Metode Kualitatif dan Kuantitatif

Riset kuantitatif lebih kearah statistik perbedaan – perbedaan yang cukup signifikan, sedangkan riset kualitatif tidak menggunakan analisis kuantitatif dan tidak diukur dengan angka.

Misalnya, ilmu komunikasi yang sentral pembahasannya mengenai usaha manusia dalam menyampaikan isi pernyataannya kepada manusia lain. Melalui usaha tersebut terjadi proses komunikasi antar individu atau kelompok atau organisasi atau massa.

Berkaitan dengan konsep masyarakat, terdapat dua pemahaman yang berbeda. Pertama, masyarakat dipandang ibarat benda yang mengacu pada wawasan positivistik dimana pernyataan tentang suatu fakta haruslah bersifat positif karena fakta yang dinyatakan tersebut harus memiliki hubungan timbal balik dengan kenyataannya secara langsung. Sesuai dengan penggunaan istilah kuantitatif, fakta yang diteliti harus dapat dikuantifikasikan atau dituliskan dalam bentuk angka sehingga dapat dihitung dan dianalisa secara statistik. Kedua, masyarakat dipandang ibarat ide. Perilaku manusia ditentukan oleh individu itu sendiri. Bila manusia lain tertarik, masyarakat dapat dijadikan alat untukmencapai tujuan pribadinya, maka ia akan menyesuaikan perilakunya dengan masyarakat tersebut.

 

Mungkin sampai di sini dulu artikel ini, dan Insya Allah akan ane sambung besok … afwan, udah malem … ^_^

Waktunya istirahat …

To : Kak Puji, semoga bermanfaat y … syukron untuk emailnya …

 

13 thoughts on “Metode Penelitian

Silakan meninggalkan jejakmu di sini ... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s