Undangan Terbuka (Jakarta Utara dan Sekitarnya)


Kata-katamu tak sempat lama kan lampu merah
Cepat kau menepi menghitung kepingan rupiah
Arif tak peduli walau panas hujan menerpa
Untuk sebuah kehidupan

 

Sahabat Jalanan

 

 

Seniman Cilik

Anak kecil berlarian dibelantara kota
Bernyanyi dengan alat musik sangat sederhana
Arif tak peduli masa kecilnya tlah terampas
Bahkan cita-citamu hampa

Sepuluh seratus bahkan seribu
Seratus ribu bahkan sejuta Arif menunggumu
Uluran tanganmu
Demi generasi jauh disana

 

Seniman Cilik

 

Pernahkah kau pikir andai kau Arif sebenarnya
Berjuang menepis keangkuhan manusia kota
Arif tak peduli hatinya terbentur prahara
Bahkan cita-citamu hampa

 

Sahabat Cilik Kita

oOo

 

Sempat miris ketika terjun ke lapangan. Hmm … inikah potret generasi kita selanjutnya?

Buat temen-temen yang mau bergabung bersama ane (independen), pecinta dunia anak dan sangat tertarik sebagai jurnalis Muslim liar … hehehe … maksudnya jurnalis Muslim bebas … ditunggu partisipasinya …

Untuk yang tertarik, silakan comment di kolom komentar … n buat temen-temen yang saat ini bekerja sebagai seorang jurnalis muslim atau broadcaster (tinggal di Jakarta Utara dan sekitarnya) dan  ingin bergabung atau ingin membantu ane sebagai narasumber tanpa bayaran, silakan mengisi kolom komentar.

NB : untuk yang berminat menjadi narasumber di Radio JIC dalam program siar Dunia Jurnalistik Islam, mohon mencantumkan email yang masih aktif … untuk tindak lanjut.

Syukron … terima kasih untuk perhatian, komentar dan partisipasinya.

Salam ukhuwah dari S.A.T.

Iklan

20 thoughts on “Undangan Terbuka (Jakarta Utara dan Sekitarnya)

  1. fotografinya sgt menyentuh. Hidup. Dan tulisan kamu moga2 nyadarin Pemerintah bhw ini mslh serius yg gak pernah tuntas dari era presiden ke presiden. Moga2 anak jalanan lama2 mnghilang dan berganti jd anak sekolahan, seiring kemiskinan yg terkikis dari negeri kita ni. Good post,..(minjem istilahnya Rianty cartwright ah)..I like it!

  2. melihat mereka sangat terenyuh…

    tak perlu lagi mencari “kambing hitam” untuk dipersalahkan karena setiap dari diri kita punya andil menjamurnya hal itu.. minimal kepedulian kita yang kurang..

    Ya Alloh.. berilah mereka perlindungan…

    salam,

    • ^_^

      sepakat … justru itu … ane ingin menggalang kebersamaan kita walaupun hanya melalui blog, semoga kita terketuk untuk meringankan beban mereka. Tidak hanya dalam bentuk materi melainkan bisa dalam bentuk hiburan … karena … kami selalu bersama mereka …

      ^_^

Silakan meninggalkan jejakmu di sini ... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s