Menjelang Ramadhan


Assalamu’alaikum …

Mengenaskan … kenapa ane bilang mengenaskan?

Secara Ramadhan akan datang dan alhamdulillah semua masih menyambut dengan antusias … tapi …

Ada beberapa kalangan yang justru membuat ane miris dibuatnya …

Nuansa Menghilang

Sama aja, antara bulan puasa sama bulan yang lain …

Itulah yang dikatakan oleh segelintir orang yang masih belum bisa memaknai ramadhan dengan sungguh-sungguh …

Banyak tayangan yang bernuansa islami tapi hanya nuansanya saja … tapi tetap itu-itu saja yang dipertontonkan.

MUSIK – MUSIK – MUSIK – MUSIK – MUSIK

Diterima kalau musik islami, tapi ini … lagu pop tapi berlatar islami dan hanya menggunakan aksesoris yang bernuansa islami.

Bukan berniat untuk apapun, ane hanya ingin mengungkapkan kekesalan.

Belum lama ini, ane melihat beberapa band yang sudah apik dengan mengenakan busana muslim plus latar panggung yang subhanallah indahnya … tapi lagu yang dibawakan masih yang berhubungan dengan duniawi (cinta-cinta-cinta).

Lagi …

Belum lama ini … ane pun melihat banyak yang menganggap santai semua itu. Shalat dijadikan sebagai guyonan, ngaji dijadikan candaan dan  sedihnya lagi … itu semua dilakukan oleh artis-artis yang notabene beragama muslim.

Masya allah …

Karena keselnya ane, ane jadi nggak tahu ini postingan apa … karena postingan ini lebih ke arah hal yang mungkin nantinya akan membuat kesel beberapa orang di luar sana …

Inikah cerminan menjelang ramadhan?

18 Comments Add yours

  1. Kak Zen | Kembang Anggrek berkata:

    kekesalan yang insyallah membawa dampak yang baik kita kita semua.Amin

    1. aminnn …

      ^_^

      mudah2an banyak hati yang terketuk untuk merubah dan tidak menorehkan tinta merah di ramadhan ini … (termasuk ane yang insya allah Allah SWT akan memaafkan dosa setiap hamba-Nya)

      syukurilah kita masih dipertemukan dengan bulan suci ini …

  2. Rahasan berkata:

    Sungguh mengagetkan, sungguh mengagumkan. Postingan ini sangat mengingatkan kita semua. Smoga kita tetap berada di jalannya.
    Amiin….
    By : RaHaSaN
    😀

  3. Daoz berkata:

    assalaamu’alaikum,, miris ya. label islam nya cuma jadi bahan dagangan karena ngga didasari kesadaran tuk kembali ke ajaran islam

  4. lia sikupu berkata:

    Jazakillah untuk share-nya, ukh.

  5. F.A.C.E.S berkata:

    saya juga kesel ama org2 yg kyk g2,bahkan saya prnah liat paz lgi bca mantra di kaskus ada yg bkin post sperti ini”*GW PLING MALEZ BULAN RAMADHAN*-karna berisik tiap pagi”.

    masya allah….dmn hati nurani mereka?
    saya senang dgn posting ini,memberikan kita pencerahan bahwasannya bulan ramadhan bukan hanya MUSIK-MUSIK-MUSIK,tetapi bermakna lebih.

    1. semua kita kembalikan kepada niatnya …

      semoga niat itu tetap pada jalurnya … jalur menuju keridhoan Allah SWT …

      ^_^

  6. MENONE berkata:

    mari kita keruk pahala sebanyak2nya didlm bulan ramadhan ini………….amiiinnnnn

  7. irfanandi berkata:

    mari jadikan Ramadhan kali ini lebih bermakna..
    saling mendoakan ya..

  8. Bangauputih berkata:

    Ramadhan kini tak istimewa lagi bagi sebagian orang. tapi biarkanlah mereka, kita jangan ikut2an. bersyukurlah masih diberi kesempatan berjumpa dengannya, mana kita tau ke depannya, akankah kesempatan itu masih ada?

    1. Shafiqah Treest berkata:

      Sepakat banget …

      ane bersyukur sekali bisa merasakan detik-detik menyambut ramadhan nan suci walaupun persiapan hati belum 100 % … hehehe … afwan …

      ^_^

      semoga usia sampai mengecup bulan penuh ampunan Allah …

  9. Adi berkata:

    benar juga, ndak kayak dulu..
    Brasa biasa ja..
    Knp ya?

    1. Shafiqah Treest berkata:

      semakin banyak hal yang tak patut n tak pada tempatnya …

      HufFf …

  10. isnuansa berkata:

    Duh, saya juga termasuk golongan yang bilang sama aja antara semua bulan. Bukan tipe yang mendadak alim, trus mendadak amnesia alimnya ketika bulan ramadhan berakhir :((

    1. Shafiqah Treest berkata:

      no comment dey …

      mungkin bukan mendadak alim, tapi cobalah untuk memaknai ramadhan sebagai bulan yang penuh maghfirah …

      ane juga masih banyak kekurangan tapi bersyukur ane berada di lingkungan yang selalu saling mengingatkan …

      ^_^

  11. aryadevi berkata:

    seperti pasar malam, dadakan…kemeriahan sesaat, bergembira secara semu, mungkin mereka beralasan ini adalah termasuk syiar islam, tapi…bagi kita sendiri menyikapinya dengan cara pandang sendiri, walau cuma tontonan kulit, tapi tetap ada hikmah. Ini membuat kita harus semakin pintar dalam menyikapi dan mensiasati cara agar Bulan Ramadhan adalah benar-benar berkah dan sampai kediri.
    secara pribadi acara-acara tv tsb, kebanyakan semu, Bagi yang berpegang teguh pada islam, memang seperti memegang bara api di dunia, tapi itulah dunia, yang pasti akan membuat kualitas diri semakin mumpuni jika mampu istiqomah, dan menjadi golongan yang sedikit, tidak apa….asal tetap bersama Rasul yang akan membawa kehadapan AllahuRabbi

Silakan meninggalkan jejakmu di sini ... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s