Dilema Diri


“Sudah kukatakan, aku tak butuh itu semua. Aku tak membutuhkan itu semua.”

Aku berusaha menahan airmataku. Aku tak ingin terlihat konyol di depan beberapa mata yang mengarah kepadaku. CUKUP. Ini sudah cukup!

“Aku tak butuh itu semua …”

Bisakah kalian memahami aku?

Aku tak butuh untuk dikenal. Aku hanya ini sebuah pengakuan atas apa yang kulakukan selama ini. Aku hanya mengingkan bisa meluapkan apa yang kurasakan dan bukan untuk membuat diriku menjadi tenar.

Ini mimpiku dan butuh waktu untukku merintisnya … dan kini … setelah aku mendapatkan semuanya, aku justru mendapatkan sesuatu yang seharusnya tak kuterima … ini tak adil …

Cobalah mengerti aku …

Hargailah setiap perjuangan seseorang untuk meraih mimpinya sekalipun itu tak bermanfaat untuk kita karena mungkin menurut kita, itu adalah hal yang tak penting atau biasa, tapi untuknya … itu sangatlah berharga …

2 Comments Add yours

  1. bagyojose berkata:

    salam jumpa…ditunggu kunjungan balik.

  2. aryadevi berkata:

    ini siapa shafiqah ?…..

Silakan meninggalkan jejakmu di sini ... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s