Jadi Backpacker ke Palestina


Assalamu’alaikum …

Hehehe … kreatif dikit ahh buat judul postingan kali ini. Capeknya abis ngeliput acara Festival Wirausaha dalam rangka Millad TDA ke -1 di Bekasi Square terobati sudah dengan kebawelan keponakan-keponakan ane yang lucu …

Ok … alhamdulillah, liputan hari pertama berjalan dengan sukses dan lancar banget … di luar dugaan … ternyata panitia n peserta begitu ramah n responnya terhadap ane yang notabene orang pemula di dunia jurnalistik, cukup positif n membuat ane tambah semangat untuk peliputan ke depannya.

Saatnya istirahat buat posting cuz udah beberapa hari ini 4antum agak sedikit terbengkalai. Anak didik ane pun udah sms berkali – kali untuk minta privat tapi belum sempet or jadwal padat banget …

Minggu depan UTS n ane belum ada persiapan bahan. Semoga dosen ane belum berubah jadi galak … hehehe …

Ok … waktunya refreshing n melakukan penyegaran sejenak ke Palestina. Tapi afwan, kali ini ane nggak mau posting tentang Israel yang masih betah di negara Palestina tercinta. Ane mau posting yang beda …

Kita jalan – jalan ke negara Palestina dengan sunggingan senyum, tanda bahwa kita masih kuat untuk berjihad di tanah Palestina. Semangat membara tetap ada di dada. Perang boleh berlanjut, tapi kita jangan melupakan keindahan dari negara Palestina itu sendiri … tafadhol … ambil ranselnya n let’s go …

Qumran

Qumran adalah sebuah kota di pantai barat Laut Mati di Palestina , di dalam wilayah negara Israel , dekat reruntuhan Yerikho. Qumran menjadi terkenal, karena di wilayah markas besar para Esseni (sebuah sekte Yahudi yang cenderung hidup penuh tapa pada abad I Masehi). Kompleks di Qumran adalah markas besar mereka. Namun perlu diketahui bahwa para Esseni tinggal juga di berbagai kampung dan kota Palestina zaman dulu, bahkan mungkin di perantauan. Jumlah mereka mencapai sekitar 4 ribu anggota. Pada umumnya mereka hidup selibater (=tidak kawin), menolak poligami maupun perceraian. Calon sekte ini harus menempuh berbagai macam ujian dan bila lulus, diizinkan mengikuti pembasuhan ritual yang sangat dipentingkan oleh sekte ini. Sehabis 2 tahun semacam novisiat yang diakhiri dengan mengucapkan sumpah, calon menjadi anggota penuh.

Ciri khas para anggota sekte ini adalah kebersamaan harta. Hujat melawan Allah atau Musa dihukum dengan hukuman mati. Pada umumnya para Esseni bekerja sebagai petani, hidup saleh, sederhana dan jujur. Karena mereka wajib menjaga rahasia mengenai ajaran, organisasi dan kitab mereka, maka para ahli tidak memiliki cukup banyak bahan untuk mengenal sekte ini secara mendalam. Para Esseni wajib mempelajari kitab-kitab suci sambil merenungkan rencana Allah. Dalam banyak hal mereka lebih ketat dari kaum Farisi. Mereka tidak pernah pergi ke Bait Suci di Jerusalem ataupun mengunjungi rumah-rumah ibadah, walaupun mereka tetap menyumbangkan sebagian hasil bumi kepada Bait Suci. Diduga bahwa mereka tidak pernah mempersembahkan korban binatang. Kegiatan utama dari sekte ini adalah menyalin Kitab Suci (Perjanjian Lama) agar dapat diperbanyak sehingga semakin banyak orang yang dapat membaca Kitab Suci.

Pada tahun 1947, secara sangat kebetulan ditemukan sejumlah naskah kuno yang sangat berharga bagi sejarah. Gulungan-gulungan pertama ditemukan oleh seorang gembala yang sedang mencari kambingnya yang hilang. Ia sampai ke salah satu gua, mengambil batu dan melemparnya ke dalam gua, karena mengira kambingnya ada di situ. Lalu terdengarlah bunyi pecahnya sebuah tempayan. Keesokan harinya gembala itu masuk ke dalam gua, lalu melihat bahwa di dalam tempayan itu ada gulungan naskah.

Dalam gua pertama itu ditemukan 8 tempayan. Sejak itu para ahli menyelidiki daerah itu dengan saksama, dan hasilnya sungguh menakjubkan : ditemukan hampir semua gulungan Kitab Perjanjian Lama (kecuali buku Ester), ataupun sisa-sisanya, serta naskah-naskah sipil lainnya. Buku yang paling lengkap ditemukan adalah Kitab Yesaya. Sampai sekarang ditemukan sekitar 600 macam naskah yang berbeda-beda di dalam 11 gua. Naskah itu diabadikan di atas kulit binatang. Ternyata semua gulungan dan naskah itu disimpan di dalam beberapa gua oleh kaum Esseni. Mereka melakukannya menjelang tentara Roma di bawah pimpinan Jenderal Titus menyerang Jerusalem pada tahun 68 untuk menumpas pemberontakan Yahudi, karena khawatir harta mereka yang merupakan salinan dari Kitab Suci juga dihancurkan, maka mereka berinisiatif untuk menyembunyikannya dengan maksud mengambilnya lagi setelah keadaan sudah aman. Namun kenyataannya mereka tidak pernah kembali lagi ke tempat ini, karena kemungkinan besar mereka telah dibantai oleh tentara Romawi.

Ain Feshka
Ai3 km jauhnya dari Qumran terletak mata air. Wilayah sekitarnya dipakai dulu oleh kaum Esseni sebagai tanah pertanian. Pada tahun 1958 ditemukan di sini gudang-gudang yang dipakai oleh komunitas Esseni. Di masa kini, Ain Feshka menjadi tempat istirahat yang ideal bagi banyak turis.

Tanya kenapa?

Kenapa ane posting ini … alasannya adalah … ternyata banyak tempat yang begitu menabjukkan walaupun tempat yang ane posting ini lebih ke wisata yahudi, tapi intinya Palestina tidak patut untuk dihilangkan keindahan alamnya … cobalah sesekali berpikir positif untuk tidak membedakan kunjungan wisata, yang penting Palestina tetap negara Palestina  dengan segala misteri keindahan alamnya.

FREE PALESTINE … ISLAM IS THE KEY …

Iklan

19 thoughts on “Jadi Backpacker ke Palestina

  1. ada lo film yang bercerita tentang muslim rusia yg naik mobil ke tanah suci…karena ia berpikiran…jalan lebih baik dari naik unta, naik unta lebih baik dari naik sepeda, naik sepeda lebih baik dari naik mobil…dan seterusnya sampai naik pesawat…

    🙂

  2. subhanallah….
    begitulah Allah ciptakan di bumi ini sutau t anda agar semua manusia bersyukur kepada-Nya.
    bukan malah kufur.
    sedang Allah menciptakan semua itu bukan sekedar sia2….

  3. tapi di sisi lain kita tidak bisa merelakan konflik di Gaza,, rakya Gaza bagai tamu di negeri sendiri .. padahal itu tanah ummat muslim.. Israel akan segera tamat..

  4. Aku ingin mendaki puncak tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda mara bahaya, dan memecahkan misteri dengan sains. Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium: meletup tak terduga-duga, menyerap, mengikat, mengganda, berkembang, terurai, dan berpencar ke arah yang mengejutkan.”
    “Aku ingin ke tempat-tempat yang jauh, menjumpai beragam bahasa dan orang-orang asing. Aku ingin berkelana, menemukan arahku dengan membaca bintang gemintang. Aku ingin mengarungi padang dan gurun-gurun, ingin melepuh terbakar matahari, limbung dihantam angin, dan menciut dicengkeram dingin. Aku ingin kehidupan yang menggetarkan, penuh dengan penaklukan. Aku ingin hidup! Ingin merasakan sari pati hidup -edensor-

    salam kenal!

Silakan meninggalkan jejakmu di sini ... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s