Gadis Misterius


Assalamu’alaikum …

Ketika tangannya melambai, aku langsung tahu apa artinya itu. Sebuah tanda persahabatan.

Kuluangkan waktu sekaligus untuk beristirahat sejenak. Pertama, untuk menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim dan yang kedua, untuk menyenangkan perut yang sudah dua jam lalu terus bernyanyi.

Kupinggirkan mobil dan tanpa segan masuk ke dalam sebuah kedai. di sana, ada dua orang. Seorang ibu dengan anak lelakinya yang berusia kurang lebih 6 tahun.

Begitu bersahaja keduanya hingga aku terlena dengan situasi di kedai yang memang terlihat begitu nyaman.

Kupesan satu porsi sate ayam lengkap dengan sopnya. Dua puluh menit menunggu tak berarti bagiku karena asyiknya aku mengamati anak itu yang tengah bermain ‘anteng’ dengan mainannya.

Sedikit berbincang santai dengan si ibu, aku merasa ada sesuatu. Ternyata, si ibu pun memiliki anak perempuan seusiaku.

Singkat cerita, kulahap habis pesananku. Setelah kubayar, aku langsung pamit dan meluncurkan mobilku.

Entah kenapa, ada dorongan kuat untuk mengarahkan pandanganku ke kaca spion kanan. Kulihat lambaian dan wajahnya. Wajah yang hingga kini masih ingin kuketahui lebih dekat.

Lambaiannya menusukku dengan lembut. Wajahnya yang kulihat dari kejauhan, membentuk sebuah tali persahabatan.

Mungkinkah aku akan dipertemukan olehnya? gadis seusiaku yang selama ini mengusik mimpiku?

Sungguh, aku ingin bertemu dengannya suatu saat nanti dengan sebuah gelang persahabatan yang kubuat sendiri.

Kisah nyata yang ane alami dengan sedikit sentuhan fantasi. Begitu mengharu biru hingga terdapat bulir airmata di papan keyboard ini … ^_^

14 Comments Add yours

  1. yani berkata:

    wah mba, masih penasaran dengan orangnya? mungkin aku kali ya? (ngayal.com) ^^

    1. Shafiqah Treest berkata:

      ^_^

      iya … sampe sekarang masih penasaran …

      owh, itu mbak yani y? kenapa nggak bilang? hehehe …

      ^_^

  2. Mbah Jiwo berkata:

    kalau boleh nanya? kenapa sampai menangis, whats the motivation?

    1. Shafiqah Treest berkata:

      terharu az, mbah …

      kisah di atas itu udah lebih dari enam tahun …

      ‘n sampe sekarang ane masih penasaran plus mau banget ketemu sama sosok itu …

  3. komenku masuk ga ya tadi?

    1. Shafiqah Treest berkata:

      ^_^

      iya nih agaknya … afwan …

  4. mantafff..itu gambarnya kayak pernah lihat di mana ya? hmmm…

    1. Shafiqah Treest berkata:

      ayo dimana?

      hehehe …

      ^_^

  5. noto berkata:

    Waduh… sampai bercucuran gitu ya.
    Sihannya…

    1. Shafiqah Treest berkata:

      iya nih … kayaknya ane perlu tissu dey …

      hehehe …

      ^_^

  6. wardoyo berkata:

    Bagus sekali nuansa ceritanya. Setahu saya, di dunia ini tidak ada yang kebetulan. Semua tunduk pada aturan. Termasuk pertemuan dan pembicaraan dengan siapapun, semua telah tercatat dan terekam jejaknya.
    Perhatikan saja, pasti hasilnya lebih baik daripada pengamatan sambil lalu.
    Salam.

    1. Shafiqah Treest berkata:

      betul dan sampai detik ini, ane masih menunggu momentum takdir agar dipertemukan dengan gadis itu … ^_^

  7. A Seen berkata:

    “Shar juga”
    Kalau aku sering menemukan di jalan di rmuah atau pun dimana saja, bahwa ketika aku bertemu orang tua pasti mereka betah ngobrol sekian lama. Dari berbagai golongan bik kaya miskin atau mengengah, baik Muslim taat, abangan, atau bahkan orang kristen atau hindu sekalipun. Mulai dari petani, pemungut sampah, sampek orang kantoran.
    Aku nggak tahu kenapa mereka begitu antusias nobrol denganku, padahal terkadang aku udah tidak ingin meladeni, kadang karena capek,
    Atau mungkin orang tua perlu wahana untuk menceritakan pengalaman mereka,
    cuman satu hal yang kadang tak aku mengerti bahwa ternyata mereka suka mendengar bualan ceritaku, kelakaranku, dan bahkan ilmu dan pengalamanku yang tentunya belum ada sepertiganya dari mereka.

    1. Shafiqah Treest berkata:

      ^_^

      syukron udah berbagi …

      kapan – kapan posting y di blognya tentang ini …

Silakan meninggalkan jejakmu di sini ... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s