Ketika Islam Bercerita


Assalamu’alaikum …

Ketika begitu banyak sesuatu yang terkesan menyudutkan Islam, ane datang dengan apa yang ane bisa sampaikan. Tak bermaksud memperkeruh suasana, hanya saja ingin meluruskan yang ada. Ketika Islam dijadikan sebuah momok yang begitu mengerikan, alangkah indah bila kita kembalikan semua kepada media yang senantiasa memojokkan Islam itu sendiri.

Bukankah dengan pemberitaan terorisme, kita jadi merasa bahwa Indonesia adalah negara tempat bersarangnya teroris, padahal di luar itu semua ada pengendali yang memegang remote control dari apa yang ada. Peristiwa yang tersaji dari pagi hingga petang tiada lain dan tiada bukan hanyalah pemberitaan yang menyanksikan Islam sebagai agama yang cinta damai.

Mengapa tak kau siarkan kekejian Yahudi dalam memerangi umat Islam?

Mengapa tak kau beritakan informasi seputar digantungnya para koruptor di depan mata rakyat semua?

Mengapa tak kau gunjingkan betapa hebatnya bom Israel yang melumatkan hampir seluruh mujahid dan mujahidah kita di sana?

Bukankah Indonesia adalah negara berpenduduk Islam? atau hanya Islam abangan KTP yang mengaku – aku Islam?

Tengok di sana, betapa kami sangat merindukan arti sebuah keadilan dari sebuah pemberitaan. Haruskah kami yang turun ke jalan hingga kami di cap sebagai sosok yang selalu berdemo dan membuat kerusuhan?

Bukankah kalian semua yang membuat kami melakukan itu semua?

Jangan pernah sepelekan kami, ketika Islam diam, bukan berarti kami takut atau kalah …

Ketika Islam diam, bukan berarti kamu hanya bisa melempar batu sembunyi tangan …

Ketika Islam bersuara, jangan harap ada kata dan ada ruang lagi untuk kalian semua yang senantiasa mendzalimi kami …

Kami semua muak dengan berita yang selalu menyudutkan kami.

Ingat … !!!

Sewaktu – waktu, kami bisa melakukan apa yang selama ini belum pernah terbayangkan.

Ini bukan kecaman, ini hanyalah suara ketika Islam bercerita …

Ketika Allah SWT telah memperlihatkan kebesaran – Nya, tak sudikah kalian tunduk untuk bertaubat?

Ataukah kalian menunggu azab yang nantinya akan melumatkan negara ini?

Sesungguhnya, itu adalah perkara mudah bila Allah SWT sudah berkehendak …

Iklan

20 thoughts on “Ketika Islam Bercerita

  1. begitulah ketika hati kaum muslimin bangsa ini mati, malu menyatakan dirinya islam, tak ada kebanggaan dalam dirinya akan islam…takut kalau disangka teroris??!!

    kenapa demikian? karena islam indonesia hanya budaya, ia hanya mengurusi ibadah saja…sehingga indahnya islam dalam masyarakat dan bernegara tak dapat dirasakan…

    islam adalah agama yang menyeluruh, ibadah, amaliyah, dan politik diatur dalam islam, dan itulah indahnya islam…, apakah malu kita mengakuinya???

    salam hangat ukhuwah, penuh persaudaraan ^^

  2. ya, aku salah seorang yg sudah sangat tdk suka dg apa yg tertayang ditelevisi, sinetron syirik, porno, kekerasan, mengajarkan anak jd jahat dan penuh persaingan licik. berita yg tak berimbang dan tdk cerdas, berita kriminal yg terlalu vulgar, topik dialog yg tak bermutu dg menghadirkan nara sumber tak bermutu, pembelaan habis_ habisan terhadap sekularisme dan liberalisme, gaya hidup hedonis. aku pun sering menggigil ketika mendengar mereka bicara tentang islam, sesuka hati, seakan_akan mereka bukan islam

  3. tapi kalo dipikir-pikir wajar saja lah mbak, lha wong berita yang paling menghebohkan dan aktual saat ini ya memang penyergapan teroris kok,ya pastinya itu juga yang paling gencar diberitakan. kok kayak mendeskriditkan umat islam? kalo menurut saya yang mendeskriditkan umat islam justru ya teroris itu. saya rasa kita harus jujur, bahwa ada sebagian umat islam yang punya pandangan radikal,radikal dalam arti sebenarnya, menghalalkan bentuk teror macam bom bunuh diri di daerah non konflik. kita muak dan menolak paham liberal dan pluralisme, tapi juga tidak berarti menghalalkan terorisme. polisi menyergap teroris, media memberitakannya. dari penyelusuran ternyata jaringan teroris ini luas, hingga melibatkan berbagai pihak atau oknum, termasuk dari jamaah tertentu.nama jamah ni disebut sebut di media, saya kira itu kan wajar. seharusnya justru umat islam harus punya satu suara untuk menentang paham terorisme ini supaya umat ndak bingung. teroris itu mungkin bisa disamakan dengan kaum khawarij. rasulullah tidak menghukumi mereka kafir, tapi beliau memerintahkan umat islam untuk memeranginya. just sharing. salam kenal

  4. salam sejahtera mba, sebenarnya sudah ada garis yang berbicara tentang itu, hanya memang kita perlu mempertahankan jika kita disewenang2kan, tapi itu juga ada batasan, terakhir hanya Allah SWT yang menjamin akan semua ini, tinggal dimana keyakinan kita dipertaruhkan.

    salam mba…manis

Silakan meninggalkan jejakmu di sini ... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s