Pengaruh Bermain Bagi Perkembangan Anak


Assalamu’alaikum …

Siapa bilang bermain itu selalu negatif …

Terbukti bahwa bermain dapat berpengaruh positif bagi perkembangan anak.

Jadi teringat anak tetangga sebelah yang selalu dinyatakan merasa lebih aman dan nyaman bila ia berada di dalam rumah. Hingga suatu ketika ada yang datang berkunjung ke rumahnya, sang anak terlihat begitu liar dan tak dapat dikendalikan.

Apalagi ketika si anak diajak bermain keluar rumah untuk berbaur bersama anak seusianya, ia jadi sosok yang begitu egois namun sangat penakut. Sikapnya pun tak begitu sopan seperti anak lainnya.

Hmm … berhubung kala itu saya mendapat mata kuliah psikologi perkembangan di kampus, alhasil saya menjadikan si anak sebagai contoh dan bahan presentasi saya … hehehe …

Langsung menuju TKP untuk tindak lanjut dan mengemukakan dasar teori dan fakta di lapangan … hasilnya memuaskan. Dapet A + untuk mata kuliah psikoper … ^_^

Hihihi …

Berikut ini postingan ana …

Perkembangan Fisik
Bermain aktif penting bagi anak untuk mengembangkan otot dan melatih seluruh bagian tubuhnya. Bermain juga berfungsi sebagai penyaluran tenaga yang berlebihan yang bila terpendam terus akan membuat anak tegang, gelisah dan mudah tersinggung.

Dorongan Berkomunikasi
Agar dapat bermain dengan baik bersama yang lain, anak harus belajar berkomunikasi dalam arti, mereka harus dapat mengerti dan sebaliknya mereka harus belajar mengerti apa yang dikomunikasikan anak lain.

Penyaluran Bagi Energi Emosional Yang Terpendam
Bermain merupakan sarana bagi anak untuk menyelurkan ketegangan yang disebabkan oleh pembatasan lingkungan terhadap perilaku mereka.


Penyaluran Bagi Kebutuhan dan Keinginan

Kebutuhan dan keinginan yang tidak dapat dipenuhi dengan cara lain seringkali dapat dipenuhi dengan bermain. Anak yang tidak mampu mencapai peran pemimpin dalam kehidupan nyata mungkin akan memperoleh pemenuhan keinginan itu dengan menjadi pemimpin tentara mainan.


Sumber Belajar

Bermain memberi kesempatan untuk mempelajari berbagai, hal – melalui buku, televisi, atau menjelajah lingkungan – yang tidak diperloeh anak dari belajar di rumah atau sekolah.

Rangsangan Bagi Kreativitas
Melalui eksperimentasi dalam bermain, anak – anak menemukan bahwa merancang sesuatu yang baru dan berbeda dapat menimbulkan kepuasan. Selanjutnya mereka dapat mengalihkan minat kreatifnya ke situasi di luar dunia bermain.

Perkembangan Wawasan Diri
Dengan bermain, anak mengetahui tingkat kemampuannya, dibandingkan dengan temannya bermain. Ini memungkinkan mereka untuk mengembangkan konsep dirinya dengan lebih pasti dan nyata.

Belajar Bermasyarakat
Dengan bermain bersama anak lain, mereka belajar bagaimana membentuk hubungan sosial dan bagaimana menghadapi dan memecahkan masalah yang timbul dalam hubungan tersebut.

Standar Moral
Walaupun anak belajar di rumah dan di sekolah tentang apa saja yang dianggap baik dan buruk oleh kelompok, tidak ada pemaksaan standar moral paling teguh selain dalam kelompok bermain.


Belajar Bermain Sesuai Dengan Peran Jenis Kelamin

Anak belajar di rumah dan di sekolah mengenai apa saja jenis kelamin yang disetujui. Akan tetapi, mereka segera menyadari bahwa mereka juga harus menerimanya bila ingin menjadi anggota kelompok bermain.

Perkembangan Ciri Kepribadian Yang Diinginkan
Dari hubungan dengan anggota kelompok teman sebaya dalam bermain, anka belajar bekerja sama, murah hati, jujur, sportif dan disukai orang.

One thought on “Pengaruh Bermain Bagi Perkembangan Anak

Silakan meninggalkan jejakmu di sini ... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s