Meluruskan Niat Shalat


Assalamu’alaikum …


Ane mau posting tentang shalat niy …

Hmm …

Shalat itu …

Menurut istilah, shalat bermakna serangkaian kegiatan ibadah khusus atau tertentu yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.


Praktik shalat harus sesuai dengan segala petunjuk tata cara Rasulullah SAW sebagai figur pengejawantah perintah Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, Shalatlah kalian sesuai dengan apa yang kalian lihat aku mempraktikkannya.

(HR Bukhari- Muslim)


Berikut ini adalah ayat-ayat yang membahas tentang shalat di dalam Al  – Qur’an, kitab suci agama Islam.


Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual beli dan persahabatan

(QS. Ibrahim :31)

Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat lain) Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan

(QS. al-‘Ankabut : 45)

Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan

(QS. Maryam: 59)

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh-kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya

(QS. al-Ma’arij : 19-23)


Kemarin ada perbincangan ringan antara ane sama kakak ane …

Tanpa berniat apapun, ane menggumam bahwa ada rasa tenang apabila kita telah menunaikan shalat di awal waktu. Hal ini bisa membuat kita merasa sejuk dan nyaman.

Ternyata, kakak ane langsung berceloteh dan berusaha menanggapi apa yang ane katakan …

“Sebaiknya, niatkan ibadah kamu bukan untuk menenangkan hati, tapi lebih kepada merasa bahwa itu adalah suatu kewajiban kita sebagai umat muslim … bukankah shalat itu adalah tiang agama dimana shalat adalah salah satu bentuk rasa syukur kita atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan Allah kepada kita? Jadi jangan niatkan ibadah shalatmu itu dengan hal – hal yang lain.


Sabda Rasulullah SAW:

“Panjangnya perhiasan yang akan didapatkan seorang mukmin pada hari kiamat adalah sesuai dengan panjangnya air wudhu yang membasahi anggota tubuhnya.”

Ane rasa, ada benarnya juga apa yang dikatak oleh kakak ane. Beliau berusaha mengingatkan kepada ane bahwa sesungguhnya shalat adalah untuk kita sendiri. Allah SWT memang meminta kita untuk menunaikan shalat tapi itu bukan alasan untuk kita beranggapan bahwa shalat adalah sesuatu hal yang dipaksakan, melainkan untuk kebaikan diri kita sendiri agar tidak terjerumus ke dalam neraka.

Cobalah untuk berpikir bahwa shalat bukanlah suatu kewajiban yang memaksa, tapi berpikirlah bahwa sesungguhnya shalat adalah tiang agama yang bisa mencegah kita untuk berbuat maksiat.

Ane tersipu mendengar tausiyah ringan dari kakak ane itu tapi dalam hati, ane sangat mengagumi sosok beliau yang mau mengarahkan ane agar ane tidak terjerumus dan berkutat pada pola pikir ane tadi.

Sesungguhnya, Allah SWT sangatlah baik kepada setiap hamba-Nya dan senantiasa memanjangkan kata maaf dan tak pernah membenci hamba-Nya yang ingin bertaubat.

Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang …

Syukron ya Rabb atas nikmat Iman, nikmat Islam dan nikmat Ihsan yang telah Engkau berikan kepada aku dan keluarga serta hamba-Mu yang senantiasa berserah diri kepada-Mu …

^_^

Iklan

4 thoughts on “Meluruskan Niat Shalat

  1. salam gadis, menanggapi apa yg dikatakan kakak gadis, kalau hanya merasa kewajiban, berarti tanpa ruh/ penjiwaan dalam melaksanakan sholat, sebaiknya bagus seperti apa yang diniatkan gadis sendiri yaitu “untuk ketenangan di hati ” jadi benar-benar merasuk, tidak merasa tenang jika tidak sholat, bukan hanya sekedar “kewajiban”.
    mohon maaf jika salah.

Silakan meninggalkan jejakmu di sini ... ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s