Tentang Komunikasi


Ada berbagai macam definisi komunikasi yang dikemukakan oleh para pakar. Diantaranya definisi komunikasi menurut Everett M. Rogers, komunikasi adalah ”proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka” (Mulyana,2007:69).

Komunikasi adalah proses penyampaian informasi-informasi, pesan-pesan, gagasan-gagasan, atau pengertian-pengertian, dengan menggunakan lambang-lambang yang mengandung arti atau makna, baik secara verbal dari seseorang atau sekelompok orang kepada seseorang atau sekelompok orang lainya dengan tujuan untuk mencapai saling pengertian dan atau kesepakatan bersama. (Rudy,2005:1)

Ada tiga macam tujuan komunikasi yang dapat dijelaskan dari berbagai macam tujuan yang ada diantaranya sebagai berikut:

  • Untuk mengetahui sesuatu
  • Untuk memberitahu sesuatu
  • Untuk mempengaruhi, atau mengarahkan orang lain agar berbuat sesuatu

Dalam setiap proses komunikasi terdapat unsur-unsur (komponen-komponen) sebagai berikut:

  • Komunikator (Sender atau Pengirim Pesan / Berita)

Yang dimaksud dengan komunikator adalah seseorang atau sekelompok orang yang merupakan tempat asal pesan, sumber berita, informasi, atau pengertian yang disampaikan (dikomunikasikan) atau bisa kita sebut sebagai orang atau pihak yang mengirimkan / menyampaikan berita.

  • Pesan/Berita (Message)

Messages adalah pesan atau pesan-pesan, informasi, atau pengertian dari komunikator yang penyampaiannya disampaikan kepada komunikan (audiens/ khalayak) melalui penggunaan bahasa atau lambang-lambang. Lambang / simbol tersebut dapat berupa tulisan, gambar, gerakan tubuh, lambaian tangan, kerdipan mata, sinar, warna, kode Morse, bunyi sirine, bunyi peluit, bunyi bedug, bendera, dan tentunya suara atau bahasa yang diucapkan manusia.

  • Saluran atau Media Komunikasi

Saluran atau media komunikasi adalah sarana tempat berlalu simbol-simbol/lambang-lambang yang mengandung makna berupa pesan atau pengertian. Saluran atau medium komunikasi tersebut berupa alat/ sarana yang menyalurkan suara (audio) untuk pendengaran, tulisan dan gambar (visual) untuk penglihatan, bau untuk penciuman, wujud fisik untuk perabaan dan sebagainya. Contoh TV (televisi), radio, surat kabar, majalah, telepon, surat, telex, patung, monumen, poster, spanduk, foto lukisan, dan sebagainya.

  • Komunikan (Receiver atau Penerima Pesan/ Berita)

Komunikan adalah seseorang/sekelompok (pengirim/penyampai pesan) yang menerima pesan-pesan (berita, informasi, pengertian) berupa lambang-lambang yang mengandung arti atau makna.

  • Efek (Effect) atau Umpan Balik (feedback)

Efek adalah hasil penerimaan pesan/informasi oleh komunikan, pengaruh atau pesan yang timbul setelah komunikan menerima pesan. Efek dapat berlanjut dengan memberikan respon, tanggapan, atau jawaban yang disebut umpan balik.

  • Umpan balik atau feedback

Umpan Balik adalah arus balik (yang berupa tanggapan/ jawaban) dalam rangka proses komunikasi. Umpan balik ini biasanya sangat diharapkan, dalam arti adanya feedback yang menyenangkan, kalau seseorang atau kelompok orang yang melakukan kegiatan komunikasi ini melakukannya dengan tujuan untuk mencapai saling pengertian atau memperoleh kesepakatan bersama.

Bentuk komunikasi dapat diklasifikasikan menurut jumlah pihak yang terlibat dalam proses komunikasi, yaitu (Suranto, 2005: 24):

  1. Komunikasi intrapersonal (intrapersonal communication), ialah proses komunikasi yang terjadi dalam diri sendiri. Misalnya proses berpikir untuk memecahkan masalah pribadi. Dalam hal ini ada proses tanya jawab dalam diri sendiri sehingga dapat diperoleh keputusan tertentu
  2. Komunikasi antarpersonal (interpersonal communication), yakni komunikasi antara seseorang dengan orang lain, bisa berlangsung secara tatap muka maupun dengan dengan bantuan media
  3. Komunikasi kelompok (group communication), yaitu proses komunikasi yang berlangsung dalam suatu kelompok. Contohnya : diskusi kelompok, seminar, sidang kelompok, dan sebagainya.
  4. Komunikasi massa (mass communication), ialah komunikasi yang melibatkan banyak orang. Ada sebagian ahli mengatakan bahwa komunikasi massa adalah komunikasi melalui media massa, tetapi sebagian ahli lain berpendapat bahwa komunikasi massa tidak harus menggunakan media massa. Contohnya: kampanye politik yang disampaikan secara langsung dihadapan massa yang berkumpul di lapangan, adalah komunikasi massa.

        About these ads

        Silakan meninggalkan jejakmu di sini ... ^_^

        Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

        WordPress.com Logo

        You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

        Twitter picture

        You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

        Facebook photo

        You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

        Google+ photo

        You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

        Connecting to %s